Rabu, 13 Maret 2013

Resume 802.11b


Resume 802.11b Wireless LAN

IEEE 802.11b merupakan salat satu seri 802.11 dari Standart IEEE mengenai jaringan Wireless. Standart ini dikenalkan pada tahun 1999 dan terus digunakan secara global sampai saat ini. Secara teoritis 802.11b memiliki kecepatan maksimum 11 Mbps dimana hal itu sebanding dengan kecepatan pada Ethernet. IEEE 802.11b menspesifikasikan penggunaan teknologi Direct sequence spread spectrum (DSSS) pada frekuensi 2.4 GHz yang beroperasi pada data rate 1, 2, 5.5, dan
11 Mbps. Pada kondisi normal 802.11b akan menggunakan kecepatan 11 Mbps tapi jika terdapat gangguan seperti menurunnya kualitas sinyal maka kecepatan yang digunakan akan diturunkan menjadi 5.5 Mbps dan terus turun menjadi 2 kemudian 1 Mbps sesuai dengan tingkat kekuatan sinyal, metode ini biasa disebut dengan adaptive rate selection.
Seperti dijelaskan sebelumnya 802.11b menggunakan teknologi DSSS. DSSS selain dijelaskan pada 802.11b, DSSS juga telah dijelaskan sebelumnya pada 802.11. sebagai pendahulu dari 802.11b, 802.11 hanya mendefinisikan dua data rate yaitu 1 dan 2 Mbps, namun pada standard 802.11b ditambahkan dua data bandwidth yaitu 5.5 dan 11 Mbps. Seperti pendahulunya dua data rate tambahan ini juga menggunakan DQPSK untuk modulasi data, tapi data tidak lagi di spread menggunakan sekuen Barker. Untuk mendapatkan dara rate sebesar 5.5 dan 11 Mbps , IEEE 802.11b menggunakan Complementary Code Keying (CCK). Pada CCK digunakan chip sequence yang lebih pendek yaitu 8 bit sehingga berakibat pada tingkat penyebarang menjadi berkurang namun dapat menghasilkan data rate yang lebih tinggi namun lebih rentan terhadap terhadap interference.
IEEE 802.11b juga mendukung teknik tambahan (optional) yaitu Packet Binary Convulutional Coding (PBCC) untuk mendapatka data rate sebesar 5.5 dan 11 Mbps. PBCC menggunakan standadart ½ rate, 64 state, dan rate f code. ½ rate encoder akan menghasilkan 2 output bits untuk setiap input data. Output dari encoder akan dipetakan kedalam QPSK untuk 11 Mbps dan BPSK untuk data rate 5.5 Mbps.
IEEE 802.11b juga mengenalkan dua struktur paket yang digunakan pada DSSS standard, yaitu paket pendek dan panjang. Paket pendek digunakan untuk mengurangi overhead tranmisi sedangkan format paket panjang digunakan untuk menjaga compatibility dengan 802.11.  

format paket 802.11b http://agent704.blogspot.com
Format Paket 802.11b

Kelebihan
802.11b memiliki beberapa keuntungan diantaranya adalah:
·         Cocok untuk pengguna rumahan
·         Jangkauan sinyal yang baik dan tidak mudah terhambat
Kekurangan
Selain memiliki beberapa kelebihan, 802.11b juga memiliki kekurangan yaitu:
·         Karena bekerja pada band frekuensi 2.4 GHz maka 802.11b mudah mengalami interference dengan alat-alat elektronik yang menggunakan frekuensi yang sama seperti microwave, cordless phone, ataupun bluetooth
·         Kecepatan yang rendah bila dibandingkan dengan standart yang lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar