Rabu, 11 Mei 2011

tutorial 1 [VOIP] menggunakan H.323 H.323

H.323

H.323 merupakan protokol standar yang direkomendasikan oleh ITU-T yang mendefinisikan komunikasi multimediareal-time dan konferensi melalui jaringanpacket-based yang tidak menyediakanguaranteed QoS seperti LAN dan Internet. Jaringan berbasis paket tersebut antara lain internet Protocol (IP),internet Packet Exchange (IPX), Local Area Network (LAN), EnterpriseNetwork (EN), Metropolitan Area Network (MAN), dan Wide Area Network (WAN). Standar ini bukan standar yang berdiri sendiri tetapi merupakan kumpulan dari beberapa komponen, protokol dan prosedur dalam membangun layanan komunikasi multimedia yang menerangkan set voice, video dan standar konferensi data.

Komponen H.323
Standar H.323 terdiri atas empat komponen yang jika disatukan dalam suatu jaringan akan memberikan
layanan komunikasi multimedia point to point dan multipoint
a.    Terminal (Endpoints)
Dalam sebuah Local Area Network, terminal dikatakan sebagai klien endpoint yang menyediakan komunikasi dua arah secara realtime. Semua terminal H.323 harus memiliki System Control Unit, layer H.225, Network Interface dan sebuh unit audio codec. Unit video codec dan Aplikasi User Data adalah opsional.
b.    RTCP (RTP Control Protocol)
RTCP mirip dengan RTP. Protokol ini mendefinisikan mekanisme pengawasan terhadap kualitas penerimaan media yang ditransmisikan menggunakan RTP dalam suatu sesi real time.
c.    T.120
Protokol untuk mengatur pertukaran data pada saat terjadi panggilan multimedia. Misalnyawhiteboarding, chat, dan lainlain.
Terminal digunakan untuk komunikasi multimedia yang realtime bidirectional (dua arah). Terminal H.323 dapat berupa personal supercomputer atau sebuah peralatan yang menjalankan aplikasi multimedia H.323. Peralatan tersebut harus mendukung komunikasi suara dan dan komunikasi data atau video. Terminal H.323 dibuat untuk mendukung fungsi-fungsi :
1.    Pertukaran kemampuan terminal dan pembuatan kanal media H.245
2.    Call Signaling dan call setup H.225 Registrasi admision control dengan gatekeeper (RAS)
3.    RTP/RTCP untuk pengurutan audio dan Video
d.    Gateway
Sebuah gateway menghubungkan dua buah jaringan yang berbeda. Gateway H.323 menghubungkan jaringan H.323 dengan jaringan non-H.323. Sebagai contoh, suatu gateway dapat menghubungkan dan menyediakan komunikasi antara terminal H.323 dengan Switched Circuit Network. Pada jaringan yang sama-sama menggunakan H.323 tidak membutuhkan gateway.
e.    GateKeeper
Gatekeeper merupakan titik fokus dari semua call yang terjadi pada network H.323. Gatekeepermenyediakan layanan-layanan yang penting seperti pengalamatan, otorisasi dan otenfikasi dari terminal dan gateway. Sebagai kunci mekanisme standar industri yang terintegrasi dalam jaringan H.323,gatekeeper menyediakan fungsi sebagai berikut :
1.    Authentication : Gatekeeper memiliki kemampuan untuk melakukan fungsi call-authenticationdengan mengidentifikasi user.
2.    Authorization : Gatekeeper mengautorisasi suatu panggilan berdasar pada hak-hak akses user.Gatekeeper dapat menolak panggilan-panggilan dari terminal yang gagal melakukan autorisasi.
3.    Accounting : Sewaktu panggilan diakhiri, gatekeeper memberitahukan laporan catatan mengenai detail panggilan.
4.    Address translation : Gatekeeper menyediakan translasi antara alamat alias dan alamat transport atas permintaan pelayanan tersebut oleh endpoint. Sebuah user biasanya tidak mengetahui alamat IP terminal (entitas) lain yang akan mereka hubungi. Gatekeeper mentranslasikan sebuah alamat alias (identitas H.323, URL, nomor telepon, atau alamat email) ke alamat transport. Mekanisme yang dilakukan dalam mengupdate tabel translasi menggunakan kanal Registrasion, Admission, dan Status (RAS).
5.    Call control dan call routing
6.    Mengontrol penggunaan bandwidth H.323 dalam menyediakan Quality of Service dan melindungi aplikasi jaringan lainnya dari trafik H.323.

f.     Multipoint Control U:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar